Surabaya, sebuah kota yang menjadi ibukota Jawa Timur itu punya segudang cerita. Kota Pahlawan itu sejak dulu hingga kini selalu punya daya pikatnya tersendiri. Surabaya adalah salah satu kota metropolitan di Indonesia yang saat ini dipimpin oleh seorang perempuan tegas nan bersahaja, Tri Risma Harini. Semenjak pertama kali menjabat, Risma sudah mengubah wajah Surabaya. Di tangan perempuan berkerudung itu, Surabaya disulap menjadi sebuah kota metropolitan yang ramah.  Risma juga mengubah Surabaya menjadi kota yang lebih nyaman untuk ditinggali. Terbukti, Risma sudah beberapa kali membuat taman, memperbaiki jalan sampai turun tangan langsung mengatur lalu lintas. Pantas jika warga Surabaya begitu cinta akan dirinya. Di pemilu 2015, Risma kembali terpilih dengan perolehan suara yang sangat telak.

Pilihan Editor :

Tidak dipungkiri lagi, di tangan Risma. Surabaya menjadi kota besar yang seakan tak pernah berhenti diganjar penghargaan. Salah satunya yang mereka dapatkan terakhir. Masyarakat patut berbangga sebab Surabaya baru saja dihadiahi sebuah penghargaan tinggi dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Kota yang terkenal dengan peristiwa 10 November itu mendapat penghargaan ‘Global Green City’ dari The Global Forum on Human Settlements (GFHS) dalam ajang Sustainable City and Human Settlements Award (SCAHSA) 2017 yang dihelat di New York Amerika Serikat pada tanggal 31 Oktober lalu. Untuk menerima penghargaan tertinggi tersebut, Risma menyanggupkan diri untuk langsung terbang ke New York.

SCAHSA 2017 (Sumber: www.gfhsforum.org)

PBB menanggap jika  di tangan Tri Risma, Surabaya sudah berkembang pesat. Surabaya saat ini di mata petinggi PBB telah menjadi sebuah kota yang bersih dan hijau. Bahkan pemberian penghargaan ini membuktikan jika Surabaya adalah kota paling hijau dan bersih di seantero dunia.

Organisasi tertinggi dunia itu juga mengangkat topi untuk usaha Pemkot Surabaya yang selalu mengedepankan kegiatan-kegiatan yang berurusan langsung dalam perbaikan lingkungan. Beberapa program yang kegiatan yang diapresiasi oleh PBB adalah penataan pemukiman kumuh, pembangunan penghijauan, dan membangun berbagai macam taman serta mampu untuk menggerakan segala lapisan masyarakat. Tentunya masyarakat harus peduli terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan yang baik.

Penghargaan yang digelar di markas PBB di New York tersebut tak hanya diberikan pada Surabaya. PBB juga memberikan penghargaan serupa ke dua kota dari dua negara lain yang dinilai sebagai kota terbersih di Dunia. Kota itu adalah Kota Mannheim yang berasal dari Jerman dan juga Zhejiang yang terdapat di Cina. Secara tidak lagnsung kita bisa melihat bahwa Surabaya adalah salah satu kota di negara berkembang yang mendapat penghargaan bergengsi dari PBB ini.

Risma menyebutkan jika dirinya tak menyangka mendapat penghargaan tinggi dari PBB ini. Apalagi ketika tahu jika Surabaya di sejajarkan dengan kota-kota dari negara maju. Selain itu Risma juga beranggapan jika semua yang sudah dia dan Surabaya dapatkan adalah hasil kerja keras dan tak kenal kata menyerah.

“Kota lain seperti Mannheim dan kota-kota lain adalah sebuah kota yang memang maju dan dari negara maju pula. Terus terang kami tak mengenal kata menyerah. Meski ada ketrbatasan kami akan berusaha terus untuk bekerja keras” Kata ibu dari dua anak itu.

Selain menerima penghargaan. Risma juga diminta untuk menjadi pembicara dalam acara tersebut. Risma dalam paparannya di markas PBB New York tersebut menyebut soal tata kota, transportasi, energi sampai dengan strategi dan inovasi yang sudah diterapkan oleh kota terbesar ke dua di Indonesia tersebut.

Ini adalah kali ke 12 PBB menyelenggarakan acara tersebut. Sampai saat ini sepertinya baru Surabaya kota dari Indonesia yang dapat hadir ke acara bergengsi untuk mendapat penghargaan tinggi langsung dari sebuah organisasi paling tinggi sejagat raya. Tentu kita semua patut berbangga. Kita juga pastinya berharap agar kota-kota lain dapat bersaing dengan Surabya untuk dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kota-kota lain perlu untuk mencontoh bagaimana Risma merupa wajah Surabaya. Sebab bukan sekedar penghargaan tertinggi saja yang ingin masyarakat dapatkan, tapi juga kenyamanan dan kebahagiaan sebagai masyarakat Indonesia. Selamat untuk Surabaya!

 

(Sumber gambar utama: lapissurabaya.co.id)

Editor: Restia Ningrum