Beberapa negara menampilkan bunga sebagai identitas lain dari sebuah bangsa. Bunga-bunga tersebut secara tidak langsung jadi ‘wakil’ dari promosi suatu negara kepada khalayak ramai. Kita tentu tahu betapa Belanda dikenal luas sebagai negara tulip. Ya, bunga dengan kelopak unik itu memang punya keindahan yang sedap untuk dipandang. Ketika kita mendengar kata tulip. maka yang timbul dibenak kita pasti lansgung negara Belanda. Hal itu juga berlaku pada bunga sakura di Jepang. Bunga cantik yang tumbuh dimusim-musim tertentu itu kini malah jadi wahana wisata baru di negara matahari terbit tersebut. Maka dari itu, selain bendera dan lambang negara. Bunga juga ternyata bisa jadi identitas bagi sebuah bangsa. Indonesia bagaimana?

Sebagai negeri yang terletak di zamrud khatulistiwa. Indonesia di berkahi oleh tanah yang subur. Surga bagi banyak keanekaragaman flora yang bisa tumbuh dimanapun. Terbukti, kesuburan itu benar-benar terbukti dengan tumbuhnya tumbuhan-tumbuhan menarik serta bunga warna warni yang cantik. Indonesia juga telah mendapuk tiga bunga sebagai identitas bangsa. Yap, istilah bunga bangsa mungkin sudah kita dengar untuk penyebutan bunga khas yang jadi ambassador Indonesia. Terhitung, sampai saat ini sudah ada tiga bunga yang didaulat menjadi bunga bangsa. Ketiganya adalah bunga padma atau biasa dikenal bunga rafflesia arnoldi, lalu ada bunga melati putih dan juga bunga Anggrek Bulan. Nah bunga yang disebut paling terakhir ini ternyata sangat menarik untuk dibahas.

Mengenal Sang Puspa Pesona

anggrek bulan
Puspa Pesona (Sumber: www.faunadanflora.com)

Anggrek barangkali selalu identik dengan warna keunguannya. Tapi untuk spesies yang satu ini sedikit berbeda. Anggrek Bulan memiliki warna kelopak putih terang yang cantik. Bunga ini memiliki nama latin Phalaenopsis amabilis. Anggrek Bulan ini pertama kali dilihat dan ditemukan oleh seorang Belanda bernama C.L Blume. Dia adalah seorang ahli botani yang memang meneliti banyak tentang tumbuhan-tumbuhan diseluruh dunia dan tentu Indonesia. Di Indonesia, Anggrek Bulan ini bisa kamu lihat di berbagai tempat. Mulai dari Jawa, Bali sampai dengan Maluku. Pulau dimana Blume menemukan si Anggrek Bulan ini untuk pertama kalinya.

Anggrek ini memiliki ciri khas sendiri, selain warnanya yang putih kelopak Anggrek Bulan ini memiliki diameter yang lebih besar dari anggrek-anggrek spesies lain. Selain itu, Anggrek Bulan juga memiliki bau yang harum walau tak terlalu menyengat. Jangan pikir jika Anggrek Bulan ini senang terkena sinar matahari langsung. Tidak, Anggrek ini termasuk jenis Monopodial yang bertahan hidup hanya dengan sedikit cahaya matahari. Seperti anggrek kebanyakan. Anggrek Bulan ini hidup menempel di batang pohon. Dengan daun yang berwarna hijau dan akar yang berisi. Kelopak bunga Anggrek Bulan bisa tumbuh sampai 10 cm. Saat ini, sudah banyak yang melakukan persilangan atas anggrek ini sehingga menimbulkan warna yang beragam. Namun tetap saja, warna asli dari AAnggrek Bulan ini bisa dibilang masih menjadi yang terbaik.

Sejak tahun 1993. Lewat Keputusan Presiden no. 4, Bunga Anggrek Bulan resmi ditetapkan sebagai bunga nasional. Anggrek Bulan dijadikan bunga nasional dan berdambingan dengan dua bunga bangsa lain yaitu Melati dan Padma. Ada satu hal yang mesti kita ketahui. Meski ketiganya adalah bunga nasional. Namun masing-masing diberi julukan. Bunga melati putih diberi julukan Puspa Bangsa, Bunga Padma diberi julukan Puspa Langka. Dan bunga Anggrek Bulan diberi julukan Puspa Pesona.

Jangan kamu pikir bunga ini hanya dapat ditemui di Indonesia. Bunga ini dapat kamu temui di beberapa negara lain khususnya di Asia. Seperti Malaysia dan Filipina. Oh iya si cantik ini dapat bertahan hidup dan tumbuh subur meski berada diketinggian 600 meter diatas permukaan laut.

Pilihan Editor:

 

Sang Puspa Terancam

Anggrek Bulan Puspa Pesona
Anggrek Bulan ditetapkan sebagai Puspa Pesona (Sumber: Bukalapak.com)

Sang Puspa Pesona ini dapat kita temui di hutan-hutan nusantara. Namun sayangnya, pembalakan liar dan pembakaran hutan membuat sang puspa pesona ini keberadaannya terancam. Bahkan sudah cukup sulit ditemukan di belantara nusantara. Padahal bunga ini punya makna yang dalam dan sangat penting bagi Indonesia. Maka dari itu menjaga alam tetap lestari bukan saja berimbas pada kelangsungan hidup manusia tapi juga spesies lain seperti bunga Anggrek Bulan yang istimewa ini.

Menjadikan sebuah bunga sebagai identitas negara adalah langkah baik untuk menunjukan jika kita adalah sebuah negara yang kaya akan keanekaragaman hayati. Tidak banyak negara yang seberuntung Indonesia dengan kesuburan tanah dan keramahan tumbuh-tumbuhannya. Anggrek Bulan yang tumbuh subur di bumi Indonesia sebetulnya adalah anugerah yang patut kita syukuri. Nah, bersyukur bukan berarti hanya berterima kasih atas nikmat yang Tuhan beri. Tapi juga menjaga dan melestarikannya. Sebab Anggrek Bulan adalah bagian penting bagi Indonesia di mata dunia. Anggrek Bulan tidak boleh punah dan mesti tetap ada sampai kapanpun.

(Sumber Gambar Utama : Bukalapak.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here